Selasa, 12 Mei 2020

Kehidupan Online di Tengah Pandemi


KEHIDUPAN ONLINE DI TENGAH PANDEMI

Oleh : Abi Priambudi (mahasiswa santuy)


            
Sejak kehadiran pandemi covid-19 di negara Indonesia sudah banyak melumpuhkan pelbagai sektor kehidupan. Secara kompleks banyak terjadi dinamika perubahan di dalam kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat di perkotaan yang acapkali menjadi sasaran perubahan sosial. Adapun perubahan-perubahan tersebut tidak dikehendaki oleh masyarakat, akan tetapi masyarakat tidak bisa berbuat banyak selain mengikuti arahan instruksi dari pemerintah berupa kebijakan tentang larangan berkumpul hingga perubahan rutinitas maupun gaya hidup. Agen yang berperan dalam arus perubahan tentunya di luar harapan dan kehendak orang banyak. Langkah kebijakan pemerintah terlihat dengan diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pembatasan sosial merupakan langkah yang masing-masing pemerintah daerah ajukan kepada pemerintah pusat. Salah satu akibat dari PSBB adalah pembatasan di ruang lingkup dunia kerja. Ada pembeda yang menggeser aktivitas normal sehari-hari, semisal yang biasanya masyarakat perkotaan menjalani rutinitas bekerjanya di pabrik atau perkantoran harus berubah dengan bekerja online atau istilah terkenalnya bekerja di rumah saja, bahkan belum lagi banyak perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya. Dampaknya banyak masyarakat yang memilih pulang ke kampung halaman ataupun alternatif lainnya adalah dengan membuka usaha kecil-kecilan dan berbisnis online. Bagi para karyawan yang masih bekerja secara daring atau di rumah, mereka memiliki hambatan tersendiri, mulai dari akses sinyal, biaya lebih untuk kuota internet, dan efektifitas yang mempengaruhi kinerja. Melalui kebijakan work from home yang digaungkan oleh pemerintah maupun perusahaan dinilai sebagai upaya preventif dalam pencegahan virus covid-19. Dengan diberlakukannya hal tersebut juga menjadi salah satu bagian dari social distancing.

Perubahan signifikan juga terlihat dengan banyaknya mayarakat yang membuka usaha online guna mencukupi kebutuhan hidupnya. Sebab kebutuhan-kebutuhan pokok yang kian naik serta pendapatan yang menurun menyebabkan masyarakat harus lebih kreatif dan inovatif dalam mencari pundi-pundi rupiah. Setidaknya ada penghasilan untuk masyarakat bisa bertahan hidup ditengah pandemi. Menariknya masyarakat yang memilih bisnis online lebih sering menggunakan sosial medianya untuk beraktivitas, dengan mempromosikan dagangannya baik makanan maupun barang, akibatnya masyarakat dituntut untuk bisa melatih softskill dalam usaha agar membuat konsumen atau pembeli tertarik. Sebenarnya bisnis online sudah ada sejak lama, karena perkembangan zaman menyebabkan semakin beraneka ragam bentuk dan konsepnya. Promosi bisnis atau dagangan online menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekarang. Meskipun demikian, masyarakat tetap menjalani kehidupan nyatanya dengan produksi barang atau makanan serta melakukan pekerjaan rumah lainnya. Saat kini dunia online cukup berpengaruh terhadap sektor profesi, mata pencaharian. Penggunaan internet merambah jadi kebutuhan urgent, daya kuota dan jaringan sinyal harus terpenuhi bagi setiap orang. Selain membantu pekerjaan sehari-hari, kebutuhan internet serta online di sosial media diperluhkan oleh masyarakat untuk mengisi waktu dan menghilangkan kejenuhan.
      
Di sisi lain tidak hanya sektor pekerjaan atau mata pencaharian saja yang terkena dampaknya. Namun masih banyak sektor lainnya yang terkena imbasnya, sebut saja dunia pendidikan, kehidupan online memaksa siswa maupun mahasiswa belajar seecara online. Terhitung sejak akhir maret, mereka sudah di rumahkan untuk menekan penyebaran dari covid-19. Dengan konsep pembelajaran daring yang diberikan oleh pendidik kepada murid-muridnya memberikan beberapa tanggapan dan kritik. Di ranah perkuliahan, mahasiswa banyak yang mengeluh dengan borosnya kuota yang dipergunakan dan jaringan sinyal internet yang tidak mendukung, bahkan ada yang menganggap perkuliahan menjadi tidak efektif dan membosankan. Konsep kuliah daring ada dua metode, yang pertama menggunakan video conference dan yang kedua dengan chat. Mulai dari website atau aplikasi online maupun WhatsApp. Jika menggunakan website atau aplikasi online ada seperti schoology, google classroom, dan sebagainya. Bagi kebanyakan mahasiswa menganggap perkuliahan dengan menggunakan video conference dinilai lebih efektif dan materi pembelajaran dapat diterima dengan baik. Berbeda dengan chatting, karena terkadang dosen hanya memberi tugas atau membagi materi kepada kelompok yang presentasi tanpa turut memberi pembenaran serta argumen dan tanggapan dari dosen tersebut. Sehingga mahasiswa seolah dituntut untuk diskusi, argumen bebas tanpa memahami substansi materi pembelajaran yang benar. Para mahasiswa mengharapkan konsep perkuliahan yang bermutu dan efektif, agar tidak sia-sia dengan pengeluaran waktu dan juga biaya perkuliahan. Selain perkuliahan yang diterapkan secara online, segala kegiatan kemahasiswaan dan keorganisasian turut merasakan hal yang sama. Kegiatan tersebut dari rapat, diskusi, konsolidasi, seminar, dan kajian online. Akhirnya membuat mahasiswa atau pemuda lebih intens terhadap dunia online di handphone atau laptop masing-masing. Hal tersebut berdampak pada perubahan rutinitas secara online atau daring.

Segala persoalan ini dikhawatirkan dapat mengubah kepribadian hingga perilaku bila dilakukan dengan jangka waktu yang lama. Kehidupan nyata merupakan sebuah realitas sosial yang nyata. Jika ketergantungan terhadap teknologi dan internet tidak dapat dihindari, maka akan tercipta pergeseran makna realitas. Juga akan tercipta realitas-realitas yang tidak berdasarkan realitas sesungguhnya atau dapat disebut realitas tanpa dasar atau referensi. Untuk mencegahnya kesadaran duniawi perlu dikonstruksikan, agar bisa membatasi kehidupan online yang terus menerus. Bisa dengan melakukan pekerjaan rumah atau berbincang dengan kerabat didalam rumah. Kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini berakhir, serta mau sampai kapan aktivitas online kita lakukan. Namun seyogyanya mulai membiasakan diri dengan hal positif serta mulai melakukan kegiatan dengan ikhlas, senang hati akan meminimalisir kejenuhan dan ketergantungan pada kehidupan online.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kita #1

Kita merupakan cerita yang panjang untuk menjadi kisah.  Juga cinta yang pernah begitu berwarna dalam hidupku.  Mengenalmu adalah kebahagiaa...