Alam dan Budaya Bangsa
Oleh : Abi Priambudi (Mahasiswa
Santuy)
![]() |
| Candi Gedong Songo (Arsip Pribadi) |
Negara Indonesia adalah negara kepulauan
yang kaya akan potensi sumber daya alam. Kekayaan yang sangat melimpah membuat
Indonesia kerap menjadi sasaran destinasi wisata maupun investasi. Indonesia
mendapatkan predikat sebagai negara kaya di mata dunia, sebab alam Indonesia
bak surga dunia, dengan pesona negeri yang selalu menyediakan keragaman. Selain
itu, Indonesia memiliki letak astronomis hingga letak geografis yang berbeda-beda
dan sangat luas, menyebabkan beberapa perbedaan karakteristik wilayah yang satu
dengan yang lainnya, seperti jenis iklim, cuaca, flora, dan fauna. Sehingga
setiap daerah selalu memiliki keunggulan dan poin tambahan yang unik dan
beraneka ragam.
Bangsa yang diapit dua benua dan dua samudera ini
memiliki julukan tersendiri. Julukan yang sering terucap adalah negeri yang
tanahnya subur ditanam tumbuhan apapun akan hidup, juga lautan yang menyimpan
banyak kekayaan fauna dan floranya. Hasil ini diperoleh akibat kebiasaan masyarakat
yang selalu menjaga ekosistem sejak dahulu. Terbukti hingga saat ini, masih
dapat kita menikmati semua kekayaan tersebut. Meskipun kekayaan tersebut
semakin menipis dengan adanya eksplorasi sumber daya alam tanpa pelestarian
kembali. Akan tetapi masih banyak komunitas dan pegiat alam yang gencar
melakukan pelestarian, upaya tersebut berasal dari kesadaran dan kepedulian
mereka akan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan ekosistemnya.
Anugerah yang Tuhan berikan untuk penduduk dari
pulau Sabang sampai Merauke patutnya selalu disyukuri. Negeri ini tidak pernah
kekurangan dan kehabisan bahan pangan selain faktor krisis moneter. Segala
keanekaragaman hayati yang mampu memenuhi semua kebutuhan makhluk hidup, mulai
dari pangan, papan, dan sandang. Oleh karena itu, penting bagi setiap insan
manusia nusantara untuk menjaga dan merawat seluruh kekayaan yang dimiliki
bangsa ini serta dilarang keras untuk merusaknya dengan melakukan eksploitasi
besar-besaran maupun membuat kerusakan. Bagaimana pun seluruh sumber daya alam
tersebut mempunyai manfaat dan kegunaan, Di ibaratkan, hanya cukup memiliki
tanah, manusia Indonesia sudah dapat bertahan hidup. Hal tersebut bisa
dilakukan dengan menanam atau membuat kolam seperti yang kebanyakan ada di pedesaan.
Kekayaan Budaya,
Keramahan Penduduk, Dan Kekayaan Kuliner
Berbicara tentang kekayaan alam Indonesia tak
kunjung selesai. Karena negara ini selalu penuh dengan keindahan pesona
alamnya. Selain alam, ada beberapa faktor yang mendorong Indonesia menjadi daya
tarik warga dunia. Diantaranya kekayaan budaya, keramahan penduduk, hingga
kekayaan kulinernya. Ada ribuan suku di Indonesia yang menghasilkan ragam
budaya dan kuliner yang menarik serta memiliki keunikannya masing-masing. Setiap
budaya dan kuliner mempunyai ciri khas yang membedakan dengan yang lainnya.
Budaya merupakan hasil karya dari sekelompok manusia
yang sudah disepakati bersama dan menjadi suatu kebiasaan yang sudah mengikat
di masyarakat. Budaya sudah terobjektifikasikan bentuk
dan coraknya, yang kemudian di internalisasikan disetiap sendi-sendi kehidupan.
Jika membahas budaya, pasti erat kaitannya dengan adat dan tradisi. Corak
kebudayaan tiap suka atau kelompok masyarakat di negara kita juga memiliki
nilai jual yang masyarakat dari bangsa lain pun ingin memilikinya. Kekayaan
budaya menjadikan Indonesia sebagai negara yang majemuk. Bangsa kita terkenal
akan ragam budaya, tapi terkenal juga dengan kurangnya apresiasi terutama dari
kalangan remaja. Padahal sejatinya merawat budaya asli bangsa merupakan bentuk
penghargaan terhadap jasa pendahulu atau nenek moyang terdahulu. Dari
permasalahan ini seharusnya menjadi tugas rumah kita masing-masing untuk
mengenali, mencintai baru kemudian merawat dan melestarikan budaya lokal. Bukan
malah bangga dengan budaya asing atau luar.
Miris,
ketika masyarakat sendiri sudah meninggalkan budaya lokal, padahal sejatinya
budaya kita yang kaya ini banyak yang mengharapkannya. Perlu adanya penanaman
dasar cinta tanah air dan budayanya, prioritasnya untuk anak-anak sejak dini
sampai remaja. Agar mereka mau mempelajari dan mengaplikasikan budaya lokal
pada kehidupan sehari-harinya. Keseimbangan budaya harus ditanamkan kepada
generasi penerus bangsa, boleh sekedar mengetahui tentang budaya luar atau
asing. Namun dalam kehidupan sehari-hari perlu menerapkan dan menjalankan
budaya sendiri, baik gaya berpakaian, musik dan tarian kesukaan, dsb. Kita
patut menjaga produk yang kita punya, jangan sampai di rampas oleh bangsa lain.
Selain
kekayaan budaya, keramahan penduduk juga menjadi karakteristik masyarakat
pribumi. Negara kita kental akan menjaga adab yang baik. Sikap etika sosial
yang menjujung tinggi kesopanan menciptakan keharmonisan di dalam masyarakat. Saling
menghormati kepada sesama menjadi bagian dari ciri khas kepribadian masyarakat
Indonesia. Kepribadian yang terbentuk sudah lama dan menjadi kebiasaan. Karena
nilai toleransi sudah ditanamkan sejak dini oleh para orang tua. Toleransi
dalam kehidupan penting dilakukan bila ingin hidup rukun dan teratur, tidak saling
mencela dan melakukan dikotomi terhadap budaya lain adalah aspek utama.
Kerukunan yang terbangun adalah hasil produk dari penanaman nilai dan norma
leluhur kita kepada penerusnya. Sehingga menjadi budaya yang selalu tersematkan
untuk masyarakat Indonesia. Harapannya, Indonesia akan terus dikenal sebagai
negeri yang memiliki penduduk yang ramah, hangat, dan memiliki toleransi
tinggi.
Begitu pun untuk kekayaan kuliner, yang masih menjadi bagian dari hasil karya budaya. Melestarikan dan memasak kuliner khas Indonesia adalah langkah terbaik untuk mengenalkan kepada generasi penerus, masakan kuliner kita kaya akan rempah-rempah serta rasanya dapat di nikmati oleh setiap orang. Bukti kuliner kita terkenal dengan kelezatannya adalah makanan kita terkenal hingga mancanegara, juga tercatat sebagai warisan budaya dunia. Seperti rendang, sate, rawon, dsb. Maka, cukup dengan kita memasak dan mengkonsumsi masakan khas Indonesia sudah membantu melestarikan kuliner bangsa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar